Bunda Jangan Menyerah Untuk Memberi ASI

watch_later Wednesday, 20 April 2016

Mungkin pengalaman menyusui saya bisa bermanfaat bagi bunda ,terutama yang ASI nya kurang maximal.Setelah melahirkan momen yang paling ditunggu para ibu adalah menyusui.Namun hal tersebut tidak berlaku bagi saya.Setelah 30 jam berjuang dengan rasa sakit yang amat sangat akhirnya bayi saya dapat lahir dengan selamat tanpa kurang suatu apapun.Rasa sakit seperti terbayar ketika si kecil di letakan diatas dada saya untuk inisiasi dini.Dengan mulai mencari akhirnya si kecil sudah mulai bisa menghisap ASI sampai bobok.Namun 2 jam kemudian si kecil  terus menangis.Secara spontan langsung saya kasih ASI namun tetap saja menangis,Akhirnya karena waktu sudah larut malam dan Bidan tidak menyediakan susu formula si kecil cuma bisa dikasih air gula,untuk menenangkanya.

Anak pertama'' zidan''

Ingin Menyusui Exsklusif

Sebenarnya saya sudah mantab hanya ingin memberi Asi  exsklusif,namun Asi saya keluarnya sedikit hingga membuat bayi saya terus menangis.Tapi saya tidak begitu saja menyerah,saya paksa si kecil untuk tetap mau menyusu meskipun diwarnai tangisan,dan rontaan.

Ikut Nasehat Orang Tua

Semua nasehat dari orang saya ikuti ,minum rebusan daun katok,makan sarang tawon,minum obat pelancar Asi bahkan sampai ke orang pintar saya lakukan,demi berharap Asi bisa keluar.Namun tetap saja keluarnya sedikit.Akhirnya saya coba pakai pompa,dengan harapan Asi lebih banyak keluarnya,tetapi hasilnya sama saja.Akhirny saya hanya bisa pasrah,kembali si kecil saya paksa lagi,sebab jika kita sering menyusui bayi lama kelamaan Asi akan terangsang dan semakin banyak keluarnya.Terdorong oleh keinginan menyusui dan juga beratnya membeli susu formula,si kecil tetap saya susui hingga umur 3 bulan.Namun setelah 3 bulan menyusui akhirnya saya menyerah juga.Karena selama 3 bulan menyusui Asi yang keluar tetap sedikit.Karena kwatir akan perkembangan si kecil saya putuskan untuk memilih susu formula sebagai pengganti Asi

Lahir Anak Kedua

Namun hal yang berbeda ketika anak ke dua saya lahir.Berkaca dari pengalaman yang terdahulu.Kali ini saya tidak boleh gagal lagi untuk menyusui exsklusif.Persiapan sejak dini saya tempuh agar Asi bisa keluar banyak  nantinya.Dari usia 7 bulan saya banyak makan sayur,sedang nasi porsinya saya kurangi hanya 5 sendok makan ,seperti yang disarankan bidan waktu itu.Akhirnya anak kedua saya lahir,dengan dag dig dug,saya berharap semoga kali ini Asi bisa keluar maximal.Setelah melahirkan dan inisiasi,saya sempat ragu untuk menyusui.Akhirnya saya berikan susu formula.Jadi praktis selama semalam dia hanya minum susu formula.
Anak kedua ''zahwa''

Doa Terkabul

Keesokan harinya setelah mendengar si kecil menangis,iba rasanya.Karena bikin susu formula lama,saya coba susui.Seketika itu juga bayi saya mau menyusu.Dari sini saya masih belum yakin,mungkinkah si kecil benar benar mau atau hanya kebetulan.Dua jam berlalu dan waktunya si kecil menyusu saya coba lagi dan ternyata memang si kecil langsung mau.Dari sini saya baru yakin,''Alkhamdulilah Ya Alloh do'a hamba selama hamil engkau kabulkan''.

Bunda Jangan Menyerah

Jika sekarang ada bunda yang tengah mengalami hal seperti saya,jangan pernah menyerah.Jangan pernah merasa ''Asi saya tidak keluar,Asi saya hanya sedikit keluarnya''.Sebenarnya itu hanyalah perasaan kita yang menginginkan anak mendapat sesuatu yang terbaik.Namun yang terbaik untuk makanan dan minuman buah hati adalah tetap Asi.Rasa ingin dekat dengan si kecil serta keyakinan adalah semangat ibu untuk bisa terus menyusui tanpa harus menggantinya dengan susu formula.
Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.