5 Kecelakaan Pesawat Terdasyat Dengan Korban Terbanyak di Indonesia

watch_later Wednesday, 8 February 2017

Mandala Airlines 091, sumber gambar wikipedia
Pesawat terbang merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati saat ini. Karena waktu tempuh yang relatip cepat jika dibandingkan dengan jenis transportasi lainya. Namun beberapa tahun belakangan ini sering terjadi kecelakaan pesawat hingga merenggut korban jiwa dari para penumpangnya. Sebuah kecelakaan pesawat yang menelan korban jiwa pastinya terasa amat memilukan bagi para keluarga korban yang ditinggalkan. Maka dari itu, semoga saja tidak ada lagi kejadian kecelakaan pesawat di kemudian hari.

Nah berikut ini adalah 5 kecekakaan pesawat terbang terdasyat dengan korban Terbanyak di Indonesia. Bukan untuk  mengingatkan luka lama para keluarga korban yang ditinggalkan, namun sebagai pembelajaran bagi industri transportasi udara kita agar lebih baik lagi di masa yang akan datang.

1. Kecelakaan Pesawat Garuda Indonesia 1997 ( 222 orang korban ).

Kecelakaan Garuda Indonesia yang terjadi pada tahun 1997 merupakan kecelakaan dengan jumlah korban jiwa terbanyak di Indonesia hingga saat ini. Pesawat AirBus A300-B4 milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia tersebut terjatuh di Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ketika akan melakukan pendaratan di Bandara Polonia, Medan pada tanggal 26 September 1997 silam.  Dalam insiden tersebut tercatat 222 orang dilaporkan meninggal. Salah satu penyebab kecelakaan tersebut diperkirakan karena adanya asap tebal yang timbul dari kebakaran hutan.

Ketebalan asap yang begitu pekat mengakibatkan jarak pandang Pilot terbatas, sehingga Pilot hanya mengandalkan menara Control yang ada di Polonia sebagai tuntunan untuk pendaratan. Sayangnya terjadi miss comunication hingga pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing yang mengakibatkan pesawat meledak dan terbakar hingga menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

2. Kecelakaan Pesawat SilkAir 1997 ( 104 Meninggal ).

Masih di tahun yang sama, selang beberapa bulan setelah insiden jatuhnya Pesawat Garuda Indonesia, kabar duka pun kembali datang setelah pesawat SilkAir dengan nomor penerbangan 185 yang melayani rute Bandara Suekarno-Hatta ( Indonesia ) - Bandara Changi ( Singapura ) terjatuh di Sungai Musi, Palembang tepatnya pada tanggal 19 Desember 1997.

Insiden ini menewaskan seluruh penumpang termasuk awak pesawat, sebanyak 104 orang meninggal dalam kecelakaan tersebut termasuk sang Pilot Kapten Tsu Way Ming warga Singapura dan kopilot Duncan Ward yang berkebangsaan Selandia Baru.

Dari temuan dan laporan awal tim investigasi Indonesia berdasarkan rekaman yang diperoleh dari badan pesawat. Tim KNKT mempublikasikan temuan awal pada tahun 1999 yang menyebutkan, tidak ada cukup bukti untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan pesawat.

Namun pendapat lain di kemukakan oleh Tim ahli NTSB yang terdiri dari Amerika, Singapura, dan Australia dimana kecelakaan pesawat karena unsur kesengajaan dari Sang Pilot yaitu tindakan bunuh diri dengan menjatuhkan pesawat ke dalam sungai.

3. Kecelakaan Pesawat Adam Air 2007 ( 102 Meninggal).

Pesawat Adam Air DHI 574 pada 1 januari 2007 mengalami insiden yang memilukan dimana 102 penumpang termasuk awak pesawat menjadi korban. Kala itu pesawat dilaporkan hilang dan terputus kontak dengan pengatur lalu lintas udara (ATC) Bandara Hasanuddin, Makassar. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Juanda-Surabaya pukul 22.15 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Sam Ratulangi sekitar pukul 16.14 WITA. Namun di tengah perjalanan pesawat dilaporkan hilang.

Letak jatunya pesawat baru bisa terdeteksi setelah 8 bulan kemudian, dugaan tersebut berdasarkan temuan kotak hitam pesawat di Perairan Majene, Sulawesi Barat.

Berdasarkan rekaman kotak hitam Tim KNKT menyimpulkan jatuhnya pesawat karena cuaca yang amat buruk dan kerusakan navigasi IRS. Sehingga pesawat terjatuh ke Laut dan terbelah menjadi dua.

4. Kecelakaan Pesawat Mandala AirLines 2005 ( 101 meninggal).

Mandala Airlines dengan nomor penerbangan RI 091 adalah pesawat berjenis boeing 737-200. Pesawat ini juga mengalami insiden yang tak kalah tragis dan juga telah menelan korban jiwa yang banyak ketika harus terjatuh di kawasan Padang Bulan, Medan pada tanggal 5 September 2005 silam.

Kala itu pesawat dengan rute Medan-Jakarta tersebut mengangkut 117 orang yang terdiri dari 122 penumpang serta 5 awak pesawat. Dalam insiden tersebut menelan korban jiwa meninggal sebanyak 100 orang dan 49 orang di darat turut menjadi korban, sedangkan korban selamat dilaporkan hanya berjumlah 17 orang.

Dari hasil investigasi Tim KNKT penyebab pesawat terjatuh karena adanya kerusakan yang mengakibatkan mesin pesawat kehilangan tenaga.

5. Kecelakaan Pesawat Hercules C-130H, 2009 ( Korban meninggal 100 orang).


Dan yang terakir adalah kecelakaan yang menimpa pesawat Hercules C-130H. Insiden ini terjadi pada 20 Mei 2009 yang menewaskan 98 penumpang serta 2 warga lokal. Pesawat Hercules C-130H, waktu itu dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke Jawa Timur dengan membawa 112 orang (98 penumpang dan 14 kru pesawat).

Pesawat terjatuh menghantam daratan dan rumah sebelum akirnya mendarat di sawah.


Baca Lainya : [ KISAH NYATA ] Kutukan Pernikahan Sepupu

Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.