Waspadai Modus Membobol Kartu ATM Dengan Cara "Skimming" Agar tak Jadi Korban

watch_later Wednesday, 21 March 2018
Beberapa waktu belakangan ini marak terjadi kasus pembobolan rekening ATM dengan cara skimming. Nah, sebagai seorang nasabah, sudah seharusnya anda mengetahui tentang berbagai modus kejahatan keuangan yang berhubungan dengan bank. Meskipun bank terus berinovasi dengan terus meningkatkan keamanan dana nasabah, namun di sisi lain pelaku kejahatan keuangan bank juga terus bermutasi dengan berbagai modus yang beraneka ragam.

Salah satu modus kejahatan bank yang kembali marak belakangan ini adalah berupa kejahatan pembobolan kartu ATM dengan cara skimming. Sebenarnya modus kejahatan seperti ini telah ada sejak lama. Berdasarkan Bank Teck modus skimming pertama kali diidentifikasi tahun 2009 di ATM Citibank, Woodland Hills, California.

Mengingat kembali maraknya modus kejahatan skimming, tidak ada salahnya anda mengetahui tentang apa itu skimming agar anda bisa lebih waspada dan tidak menjadi korban berikutnya.

Cara membobol ATM dengan Skimming adalah pelaku memasang suatu alat dengan menempelkanya pada lubang/ slot ATM, alat tersebut dikenal dengan nama skimmer. Karena bentuknya yang menyerupai bagian dari lubang/slot kartu ATM sehingga orang tidak merasa curiga kalau mesin ATM sudah terpasang alat tersebut. Ketika korban memasukan Kartu ATM pada slot mesin ATM yang telah ditempelkan alat skimming, dengan cepat alat tersebut akan memindai data yang terdapat pada pita magnetik atau magnetic Stripe kartu ATM yang dimasukan.

Dari data magnetic yang diperoleh melalui alat tersebut pelaku dapat dengan mudah menggandakan nomor kartu debit ke kartu baru. Pelaku bisa menggunakan perangkat lunak maupun perangkat keras pembaca kartu.

Untuk memperoleh informasi PIN pelaku biasanya memasang spy camera ditempat yang tersembunyi, di sekitar papan tombol angka. Karena ukuran kamera ini sangat kecil sehingga tidak menimbulkan kecurigaan korban. Dengan dua kombinasi tersebut pelaku bisa menggunakan kartu duplikat untuk mencairkan dan menguras dana korbanya.

Baca Lainya : Apakah Benar, Uang Logam Rp 500 Edisi Tahun 1991 Memiliki Kandungan Emas?

Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.