Mengenal Scp-196, Si Monster Laut Raksasa yang Besarnya Melebihi Dinosaurus

watch_later Friday, June 16
Amphicoelias Fragillimus image via www.smashinglists.com
Selama ini Amphicoelias Fragillimus tidak pernah absen dari daftar makhluk hidup terbesar di bumi. Bukan tanpa alasan, sebab hewan prasejarah ini memiliki ukuran yang cukup mengherankan. Panjang hewan ini hampir mencapai 60 meter. Tapi kini anggapan bahwa Amphicoelias Fragillimus adalah spesies terbesar telah terbantahkan, sebab ternyata masih ada satu hewan lagi yang ukurannya jauh lebih besar daripada Amphicoelias Fragillimus tersebut. Hewan yang dimaksud adalah SCP-169 monster laut raksasa.

SCP-169 monster laut raksasa atau dikenal juga dengan sebutan Leviathan ini memiliki ukuran yang sulit diterima oleh akal manusia. Bagaimana tidak, hewan yang disebut – sebut sebagai monster laut raksasa ini mempunyai bentang tubuh sekitar 8.000 kilometer. Sekilas hal ini memang tidak masuk akal, namun nyatanya banyak peneliti yang meyakini bahwa makhluk ini memang benar – benar ada.

Bentuk SCP-169 Monster Laut Raksasa 

 

Ilustrasi bentuk SCP-169 image via www.anehdidunia.com
Banyak yang mengatakan bahwa SCP-169 ini memiliki bentuk mirip seperti ikan besar. Tapi menurut analisa SCP, bentuk SCP-169 ini menyerupai lobster atau hewan yang masuk kategori antropoda lainnya. Apabila disimpulkan dari berbagai ilustrasi yang beredar di internet tentang SCP-169 monster laut raksasa ini, bentuk SCP-169 bisa dikatakan seperti Jaekelopterus Rhenaniae yang mana merupakan hewan antropoda purba yang berbentuk seperti kalajengking.

Belum bisa dipastikan bagaimana bentuk aslinya, tapi jika ditarik dari kesimpulan teori dan analisis yang ada, SCP-169 ini mempunyai bentuk mirip seperti kalajengking purba.

Lokasi SCP-169, Si Monster Laut Raksasa 

 

Banyak yang menganggap bahwa hewan raksasa ini sudah punah berjuta – juta tahun yang lalu. Tapi ternyata anggapan tersebut dibantah oleh beberapa pakar yang memang memiliki perhatian khusus terhadap SCP-169 monster laut raksasa ini. Mereka mengatakan bahwa monster laut raksasa tersebut masih hidup. SCP-169 ini hidup di Samudera Atlantik dan berdekatan dengan benua Amerika. Hewan langka ini digadang – gadang terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Proses pergerakan yang ada pun terbilang lamban. Logis memang, mengingat ukurannya yang sangatlah besar tentu membutuhkan waktu yang lama untuk sekedar menggeser tubuh raksasanya.

Eksistensi SCP-169 Monster Laut Raksasa 

Lalu bagaimana dengan keberadaan SCP-169 ini? Apakah benar dan nyata ada, atau sekedar asumsi belaka?
Mengenai hal ini, banyak sumber yang menyebutkan bahwa eksistensi SCP-169 ini didukung dengan adanya bukti. Singkatnya, beberapa tahun lalu ada peneliti yang tengah melakukan penelitian di sebuah pulau. Tak lama berselang, peneliti tersebut merasa ada “pergerakkan yang tak biasa”. Ya, menurutnya ada sebuah pulau yang tak jauh dari lokasi penelitiannya bergerak dengan sendirinya. Tak berhenti disitu, keesokan harinya didapati bahwa pulau yang dimaksud sudah bergerak sejauh 3 KM. Tidak ada gempa atau kejadian yang berarti, namun pulau tersebut bergeser dengan sendirinya.

Dari sinilah mulai bermunculan anggapan bahwa SCP-169 itu muncul. Kejadian itu membuat beberapa peneliti berdatangan guna memastikan kejadian aneh tersebut. Pulau itu ternyata mempunyai massa organik yang sangatlah besar. Namun sayangnya banyak yang menyebut bahwa pengakuan tentang kejadian janggal ini sengaja disembunyikan agar tidak membuat masyarakat gempar. Karena pengakuan yang sengaja dirahasiakan tersebutlah yang akhirnya membuat masyarakat tidak mempercayai tentang keberadaan SCP-169 monster laut raksasa.

Banyak yang menyebut bahwa hewan tersebut hanyalah mitos dan opini tak berdasar karena hingga kini memang tidak ada bukti nyata bahwa SCP-169 benar – benar ada. Bahkan untuk bentuknya saja masih tidak bisa dipastikan. Lalu bagaimana dengan kalian?

Apakah kalian mempercayai tentang keberadaan SCP-169, si monster laut raksasa tersebut?

Baca Lainya : 10 Prosesi Pemakaman Yang Unik Sadis Dan Menyeramkan

Sumber Referensi : http://www.boombastis.com/mengenal-scp-169/76185 
Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.