Inilah Cara Memilih Sangkar Lovebird yang Baik Berdasarkan Fungsinya

watch_later Thursday, July 6
Lovebird, salah satu jenis burung yang identik dengan kicau merdu dan mempunyai bulu yang indah ini tengah menjadi primadona bagi pecinta spesies burung. Tidak hanya dijadikan peliharaan semata, namun ternyata juga banyak yang merintis usaha ternak si burung cinta ini. Banyak persiapan yang mulai dilakukan, dari menggali informasi tentang cara ternak Lovebird untuk pemula, cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird hingga informasi mengenai cara memilih sangkar Lovebird yang baik.

Saat memutuskan untuk berkecimpung di bidang usaha ternak Lovebird, Anda memang tidak bisa serta merta ‘agresif’ dalam mempersiapkan semuanya. Dibutuhkan persiapan dan pertimbangan yang matang agar nantinya ternak Lovebird bisa sesuai dengan yang diharapkan. Dan salah satu pertimbangan yang harus perhatikan adalah cara memilih sangkar Lovebird yang baik.

Sebenarnya sangkar yang akan dibeli tersebut haruslah disesuaikan dengan tujuan dan kegunaannya. Apakah untuk ternak Lovebird sepasang, atau bisa juga untuk ternak Lovebird koloni. Jadi pada artikel kali ini kami akan memberikan ulasan tentang cara memilih sangkar Lovebird yang baik berdasarkan fungsinya.

Sangkar Lovebird untuk Ternak

Menemukan sangkar Lovebird untuk ternak tidaklah sulit, sebab banyak toko pakan burung yang menyediakan rumah si burung cinta ini. Meski mudah ditemukan, namun biasanya sangkar Lovebird untuk ternak hanya mempunyai satu ukuran, yakni 60x50x50cm. Dengan ukuran yang demikian, sangkar Lovebird sudah memiliki dua pintu. Satu pintu kecil untuk memasukan atau mengeluarkan makanan, dan pintu satunya lagi untuk memasukan atau mengeluarkan Lovebird serta glodoknya. Sangkar jenis ini sudah terbilang standar dan ideal untuk Lovebird.

Sangkar Lovebird untuk Koloni 

Apabila Anda ingin usaha ternak Lovebird menjadi lebih potensial, maka ternak Lovebird dengan sistem koloni bisa menjadi pilihan tepat. Dengan ternak Lovebird untuk koloni ini Anda bisa memasangkan beberapa pasang Lovebird sekaligus. Sehingga perkembangbiakkannya pun bisa lebih cepat dibandingkan ternak sepasang Lovebird. Sangkar Lovebird untuk koloni adalah sangkar Lovebird yang berukuran besar, sebab nantinya sangkar tersebut akan ditempati beberapa pasang Lovebird. Jika saat ini Anda memiliki 10 pasang Lovebird, maka Anda membutuhkan kandang atau sarang dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 2 meter.

Sangkar Lovebird untuk Lomba 

Apabila jenis – jenis sangkar di atas diperuntukkan untuk ternak Lovebird, maka pada poin ini adalah sangkar yang digunakan untuk lomba Lovebird. Mengingat ini untuk lomba, pastilah harus diperhatikan nilai estetikanya. Sehingga wajar apabila sangkar jenis ini identik dengan lekukan permukaan yang menarik dipandang. Terdapat hiasan dan ukiran yang menambah keindahan sangkar Lovebird.

Namun jika Anda memelihara Lovebird hanya untuk dijadikan bunyi – bunyian di rumah, maka memilih sangkar jenis ini juga sangat disarankan. Ukiran dan hiasan yang menarik bisa menambah nuansa keindahan di rumah Anda. Sangkar ini dinilai lebih fleksibel karena tidak terbatas digunakan ketika lomba saja, tapi bisa juga digunakan untuk Lovebird rumahan.

Demikian tadi ulasan tentang cara memilih sangkar Lovebird yang baik berdasarkan fungsinya. Perlu diperhatikan juga bahwa sangkar Lovebird harus terbuat dari besi. Sebab burung pemilik paruh bengkok ini biasanya akan menggigit apapun yang ada di sekitarnya. Bisa dibayangkan bila sangkarnya terbuat dari kayu, bisa jadi kayu tersebut malah habis dimakan oleh Lovebird. Berkaca dari habitat asli Lovebird, burung cinta ini memang sering memakan remahan kayu. Semoga informasi di atas bermanfaat ya.
Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.