Tips Cerdas Agar Lemari Es Anda Hemat Listrik

watch_later Thursday, October 26
Lemari es, kayaknya benda yang satu ini sudah menjadi salah satu perangkat elektronik yang  hampir di setiap rumah terpampang nyata. Ya meskipun ngga bisa di pungkiri sih jika lemari es merupakan salah satu penyumbang borosnya pemakaian listrik keluarga. Lihat saja bagaimana selama 24 jam non stop setiap hari lemari es tetep on untuk mendinginkan makanan. Terlebih sekarang dimana pemerintah mencabut subsidi listrik selain  450 watt. Jadi bisa dibayangkan bagaimana membengkaknya iuran listrik setiap bulannya. Untuk itu agar hemat listrik dan hemat biaya maka kali ini kepitingonline akan memberikan tips bagaimana penggunaan kulkas agar hemat dalam pemakaian.

Baca Lainya : Jika Kamu Cukup Pandai Coba Tebak ada Berapa Segitiga Dalam Gambar Ini

1. Hindarkan lemari Es Dari Panas Matahari 
Hindari meletakkan lemari es di tempat yang langsung terkena sinar matahari atau dekat barang yang menghasilkan panas, seperti kompor, oven, atau microwave. Berikan jarak minimal 15 cm dari dinding, atau sesuai buku petunjuk, karena lemari es memerlukan ruang untuk udara panas yang keluar.

2. Jangan Terlalu Lama Membuka Lemari Es
Biasakan tidak berlama-lama membuka pintu lemari es. Ketika pintu lemari es dibuka, akan terjadi lonjakan daya yang digunakan oleh lemari es. Setiap 30 detik pintu lemari es dibiarkan terbuka, lemari es membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk kembali pada suhu semula. Proses pengembalian ini memakan daya listrik cukup besar.

3. Pergunakan Suhu Ideal 
Atur lemari es di suhu ideal, yaitu 2-4 derajat Celcius untuk lemari pendingin dan -15 derajat Celcius untuk freezer. Semakin dingin temperatur lemari es tentunya semakin lama kompressor bekerja sehingga  konsumsi energi listrik semakin besar. Suhu ideal untuk penggunaan lemari es agar hemat adalah antara 70-80 persen. Apabila tidak terlalu dipakai, usahakan atur suhu minimum.

4. Jangan Memasukkan Makanan Panas Ke Dalam Lemari Es
Setiap akan memasukan makanan ke lemari es, pastikan makanan tidak dalam keadaan panas. Makanan panas tersebut akan menaikkan suhu di dalam, sehingga lemari es harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan ke suhu semula.

5. Rawat Lemari Es Secara Teratur
awat lemari es Anda. Ganti seal atau karet pada pinggiran pintu lemari es apabila sudah longgar atau rusak. Seal yang tidak rapat seringkali merupakan salah satu penyebab lemari es sulit dingin, karena udara dingin justru terbuang ke luar sehingga suhu justru tidak terjaga.

6. Isi Lemari Es Sesuai Kapasitas
Isi lemari es sesuai dengan kapasitasnya. Penyimpanan berlebih pada lemari es akan menutup jalur aliran udara dingin yang nantinya akan mengganggu sirkulasi udara. Pada akhirnya lemari es akan bekerja lebih berat untuk mencapai suhu yang telah diatur.

7. Jangan Kosongkan Lemari Es
Jangan membiarkan lemari es kosong. Lemari es yang kosong nyatanya membutuhkan daya listrik yang lebih besar. Maksimalkan volume lemari es, namun tidak berlebihan.

8. Tata Isi Lemari Es
Pastikan juga isinya teratur. Hal ini untuk menghindari Anda berlama-lama membuka lemari es akibat isi yang tidak teratur.Jika berniat meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama, matikan lemari es Anda. Biarkan pintu lemari es terbuka untuk mencegah terbentuknya jamur di dalamnya. Tapi ingat, keluarkan dulu semua isinya.

9. Setel Pengaturan Suhu Sesuai Isi
Putar pengaturan temperatur / Thermostat sesuai isi dalam lemari pendingin Atur sesuai yang di butuhkan, jangan memutar maksimal kalau isi dalam lemari pendingin cuma sedikit.

10. Cabut Aliran Listrik
Bila anda memiliki lemari pendingin seperti freezer kulkas showcase atau lemari pendingin lainnya, bila di dalamnya tidak ada yang perlu didinginkan maka sebaiknya dimatikan saja. Jangan takut jika lemari pendingin dimatikan bisa rusak.

Demikian tips cara hemat listrik semoga bermanfaat.

Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.