Kupas Rahasia Iron Dome "Kubah Siluman" Yang Tak Bisa Ditembus  Berbagai Serangan
Kupas Rahasia Iron Dome "Kubah Siluman" Yang Tak Bisa Ditembus  Berbagai Serangan

Kupas Rahasia Iron Dome "Kubah Siluman" Yang Tak Bisa Ditembus Berbagai Serangan


Israel, pastinya sedikit banyak kalian telah mengetahui atau mendengar nama negara ini. Ya, negara sekutu Amerika ini memang ramai diperbincangkan dunia. Hal ini terkait dengan perseteruanya dengan Negara Palestina yang tak kunjung reda meski sudah puluhan tahun lamanya.

Berbicara tentang Israel maka tak afdol rasanya jika tidak membahas tentang kekuatan militernya. Diketahui Israil merupakan salah satu negara dengan kekuatan militer tercanggih di dunia, hal ini tak lepas dari campur tangan Amerika yang menyokong persenjataan mereka. Salah satu sistem persenjataan yang hangat diperbincangkan dari Negara Yahudi tersebut adalah Iron Dome (kubah siluman). Mau tau lebih jauh tentang teknologi Iron Dome Israel yang digadang gadang sebagai pertahanan terbaik di dunia, simak artikel ini sampai selesei ya..



Awal Mula Lahirnya Teknologi Pertahanan Iron Dome


Melansir dari boombastis.com dari voaindonesia.com, Teknologi Iron Dome dikembangkan setelah perang kedua Israel dengan Lebanon pada 2006, ketika sekitar 4.000 roket ditembakkan dari Lebanon selatan hingga membuat kekacauan disana. Guna meminimalisir korban warga sipil , pemerintah Israel mempunyai gagasan untuk membuat sistem pertahanan yang tangguh yang bisa menghadang serangan rudal lawan, sebelum jatuh menghantam negaranya.

Setelah melewati sejumlah uji coba pada 2008 dan 2009, satu baterai Iron Dome pertama dipasang di selatan Israel pada 2011. Iron Dome sendiri terdiri dari beberapa unit dan baterai. Untuk melindungi rakyatnya dari serangan udara, Iron Dome harus mengisi 15 baterai. Baterai tersebut merupakan satu kelompok komponen yang dapat dipindahkan: sebuah deteksi radar terkomputerisasi dan unit pelacak; unit manajemen dan kontrol; dan kotak peluncur, dengan sekitar 60 rudal pencegat. Alat-alat ini dapat dipindahkan dan diletakkan di mana saja diperlukan.

Kubah Siluman Yang Nyaris Tidak Bisa Ditembus Rudal Jenis Apapun


Disebut sebagai kubah siluman karena alat ini tidak berbentuk selayaknya wujud kubah, bahkan tidak terlihat wujud kubah pada umumnya. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan sistem pertahanan udara yang benar-benar melindungi seluruh wilayah Israel seperti halnya kubah.

Dengan adanya Iron Dome Israel sangat percaya diri, mereka yakin bahwa tidak ada satupun rudal yang bisa menghantam negara mereka. Sebagaimana dilansir tribunnews.com dari Akun Twitter resmi militer Israel mengklaim bahwa sejauh ini alat tersebut telah berhasil melumpuhkan roket–roket yang diluncurkan ke wilayah mereka.

Cara Kerja Iron Dome


Iron dome merupakan  sistem pertahanan yang dikembangkan oleh Israel sebagai anti-rudal untuk mencegat roket Hamas yang menarget Tel Aviv dan Yerusalem--dua kota terbesar Israel. Sistem ini dilengkapi dengan radar yang dapat mendeteksi dan mengidentifikasi dengan cepat tiap rudal yang masuk wilayah Israel.

Ketika sebuah rudal terdeteksi oleh oleh radar maka sistem yang ada pada Iron dome akan segera melakukan kalkulasi jangkauan rudal dan menentukan dimana rudal tersebut mendarat. Jika kalkulasi mendapati rudal  mendarat di daerah yang padat penduduk maka Iron Dome akan meluncurkan kontra-rudal untuk mencegat dan menghancurkan rudal lawan sebelum jatuh mengenai target sasaran.

Adanya Campur Tangan Dari Amerika Serikat Dalam Pengembanganya


Jika ada pertanyaan, apakah Amerika berperan aktif dalam pengembangan sistem ini, jawabanya adalah ya. Meskipun pengembangan Iron dome dilakukan oleh perusaaan teknologi Israel, namun sponsor untuk pendanaan proyek tersebut di talangi oleh Amerika. Dikutip dari dunia.tempo.co, Congressional Research Service, pada 2014 negara adidaya itu memberikan US$ 235 juta untuk penelitian Iron Dome, termasuk pengembangan dan produksi. IHS Jane menyatakan pembuatan satu unit Iron Dome menelan biaya US$ 50 juta. Sedangkan sebuah rudal, menutur pejabat Israel, dihargai US$ 62 ribu.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Bermimpilah setinggi langit dan jika kamu jatuh, níscaya kamu akan terjatuh diantara bintang-bintang.
Buka Komentar