Skip to main content

follow us

7 Fakta Kerokan Yang Wajib Kamu Tahu! Awas No 7..

Kerokan, pastinya kalian sudah tidak asing lagi mendengar kata tersebut. Yups, kerokan merupakan cara tradisional yang dipercaya bisa meredakan bahkan menyembuhkan gejala masuk angin.

Kerokan biasanya dimulai dengan terlebih dahulu mengoleskan balsem secukupnya pada bagian punggung, kemudian digaruk dengan menggunakan sebuah koin. Dan tahu sendiri bagaimana setelahnya? Orang yang benar-benar dalam kondisi tubuh tidak fit dalam hal ini mengalami masuk angin, akan menimbulkan bekas goresan yang berwarna merah mencolok.

Nah, berbicara mengenai kerokan banyak sekali perdebatan di masyarakat kita tentang bahaya dari cara tradisional ini. Berikut ini adalah 7 fakta kerokan biar kalian semua tahu tentang bahaya dan keuntunganya.

Baca Lainya ;  Stretch mark Coba Hilangkan dengan 8 Cara Ini

1. Terdapat dalam rumus Albertw Einstein


Albert Einstein pastinya kalian tahu donk siapa beliau ini. Kalau gak tahu kebangetan banget dech. Beliau adalah ilmuwan fisika teoritis yang dipandang luas sebagai salah satu ilmuwan terbesar dan juga sangat populer di abad ke-20.

Lalu apa hubunganya kerokan dengan Albert? Ternyata rumus yang ditemukan Albert memang benar adanya yaitu E=mc2, maknanya ialah ketika dua benda bergesekan akan membawa energi panas.

Nah, ketika kalian digesek dengan kerokan pada bagian punggung tentu akan merasa panas bukan?

 Baca Lainya ; 8 Bahan Alami Mengatasi Ruam dan Gatal Pada Kulit Ketiak

2. Kerokan dapat memberi zat beta endorfin


Beta endorphin adalah salah satu zat endorphin yang dikeluarkan oleh otak pada saat stres atau sakit, dan merupakan obat penghilang rasa sakit alami yang setara seperti pethidine.

Dengan melakukan aktifitas kerokan maka zat beta endorfin dalam tubuh akan meningkat dan memberikan dampak tubuh  terasa nyaman karena efek zat tersebut.

3. Kenapa Mesti Dikerok Pada Bagian Punggung?


Bagi masyarakat awam, tidak banyak yang paham tentang hal ini. Dan kebanyakan hanya mengira agar area yang dikerok bisa lebih luas. Namun sejatinya hal tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah yaitu  punggung memiliki sistem saraf terpadu serta miliki pembuluh darah yang paling panjang dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sehinga jika dikerok pada area tersebut dapat memberikan efek kebugaran setelahnya.

4. Semakin Tajam Warna Merahnya Semakin parah penyakitnya


Banyak yang beranggapan jika warna kerokan semakin merah maka penyakitnya semakin parah. Sebenarnya hal ini tidaklah benar dan mungkin juga cenderung hanya sebagai mitos.

Warna merah usai kerokan disebabkan karena pembuluh darah pada kulit mengalami pecah hingga menimbulkan efek warna merah.

5. Kerokan Sebabkan Pori-Pori Semakin Terbuka


Pada dasarnya kerokan akan membuat pori-pori pada bagian yang dikerok akan semakin terbuka. Ternyata pori-pori tubuh yang terbuka lebar tersebut malah akan mempermudah bakteri masuk ke dalam tubuh.

6. Di Luar Negeri Juga Ada Kerokan


Jika kalian berangapan kerokan hanya dilakukan oleh orang Indonesia, maka kalian salah besar. Karena cara tradisional ini di beberapa negara lain juga dilakukan lo,  seperti di China, Vietnam, Laos, Kamboja dan lain sebagainya.

7. Menyebabkan bayi lahir prematur


Setiap Ibu yang mengandung tentu sangat mengharapkan bayinya lahir secara normal tidak kurang satu apapun. Nah, ini nih yang perlu dicatat, ternyata kerokan tidak dianjurkan dilakukan pada Ibu yang tengah hamil. Kenapa demikian?

Karena kerokan  akan memberikan zat protagladin pada tubuh ibu hamil dan menyebabkan kontraksi dini yang bisa menyebabkan bayi lahir prematur.

Artikel Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar