Skip to main content

follow us

76 Tahun Menghilang, Kapal Induk USS Hornet Ditemukan di Dasar Pasifik


Setelah 76 tahun menghilang kapal induk Amerika Serikat USS Hornet akirnya ditemukan. Diketahui kapal induk kebanggaan AS di era Perang Dunia II tersebut karam setelah terkena gempuran dari militer Jepang tahun 1942 silam di Kepulauan Santa Cruz.

Dalam peristiwa tersebut tercatat USS Hornet membawa 2200 personel militer dan 140 personel diantaranya  tewas dalam serangan itu.

Kini setelah lebih dari setengah abad kapal induk tersebut berhasil diketemukan di dasar Samudra Pasifik Selatan.

Bangkai kapal induk USS Hornet pertama kali ditemukan oleh kapal riset bernama RV/Petrel pada kedalaman lebih dari 17 ribu kaki atau setara 5.181 meter di bawah permukaan Samudra Pasifik Selatan, dekat Kepulauan Solomon.  Dan telah secara resmi diumumkan kepada publik pada Selasa (12/2) oleh Vulcan Inc,  yang merupakan perusahaan pemilik kapal R/V Petrel.

USS Hornet memang sudah sejak lama dicari keberadaanya karena memang, kapal induk ini masuk daftar bangkai kapal yang harus dicari karena 'posisinya dalam sejarah sebagai kapal induk yang menyaksikan banyak momen penting dalam pertempuran laut.

Butuh usaha keras dari tim Ekspedisi untuk bisa menemukan lokasi bangkai USS Hornet. Dengan berbekal data dari arsip-arsip milik sembilan kapal perang AS Lainya, tim ekspedisi mulai menyusuri keberadaan bangkai USS Hornet dan memfokuskan pada posisi terakir dimana kapal induk tersebut diketahui .

Dengan menyertakan dua kendaraan robotik canggih tim ekspedisi mulai melakukan penyelaman dan salah satu darinya berhasil menemukan lokasi USS Hornet.

Fakta sejarah mengungkap USS Hornet muncul setelah Pearl Harbour digempur dan dihancurkan militer Jepang. Setelah kemunculanya pada saat itu USS Hornet menjadi malapetaka bagi angkatan laut jepang karena berhasil menenggelamkan 4 kapal induk Jepang, sehingga mengubah posisi pertempuran di pasifik pada saat itu.

Namun pada saat pertempuran berikutnya di Kepulauan Santa Crus USS Hornet berhasil ditenggelamkan balik oleh militer jepang, setelah serangkaian serangan dasyat menghantam kapal induk tersebut .

Meskipun Jepang memenangkan pertempuran kala itu, bukan berarti USS Hornet dapat ditaklukan dengan mudah. Nyatanya hampir separuh pesawat tempur jepang juga hancur setelah ditembak jatuh oleh sistim persenjataan anti pesawat yang canggih milik AS.

Artikel Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar