Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ini Rahasia Meningkatkan Profit Usaha dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun

Dalam meningkatkan profit usaha tentu selalu berkaitan dengan besaran omset yang telah diperoleh. Salah satu parameter dalam meningkatkan omset sendiri ialah mengetahui secara akurat besaran omset secara berkala. Seorang pebisnis juga perlu memahami bagaimana cara menaikkan omset penjualan agar profit usaha meningkat dalam waktu kurang dari satu tahun.

Keberhasilan sebuah bisnis dapat dilihat berdasarkan tingkat penjualannya. Ketika penjualan semakin banyak otomatis keuntungan yang didapat semakin besar juga. Untuk mencapai keberhasilan ini perlu mengoptimalkan potensi aset yang memang telah anda miliki dalam rangka memperoleh hasil yang maksimal. Dengan cara yang demikian bukan tidak mungkin bisnis Anda akan cepat balik modal bahkan lebih.

Pengertian Omset

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara meningkatkan profit usaha dalam kurun waktu yang singkat, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian omset yang nantinya berpengaruh besar terhadap usaha Anda.

Jika merujuk pada Wikipedia, omset merupakan jumlah uang hasil penjualan barang dagangan tertentu selama suatu masa jual. Lebih singkatnya omset itu pendapatan penjualan dalam kurun waktu tertentu. Pendapatan yang selanjutnya Anda dapatkan ini belum dikurangi HPP (Harga Pokok Penjualan) dan biaya-biaya domestik.

Dalam pengertian yang lebih singkat omset dapat disebut juga sebagai laba kotor. Lalu ada yang disebut dengan profit, yakni surplus yang tersisa setelah biaya dikurangi pendapatan. Di sisi lain dapat diartikan juga sebagai selisih dari omset penjualan perusahaan dengan biaya produksi.

Nah, dalam menghitung omset berarti kita perlu mengetahui terlebih dahulu berapa total penjualan kita. Maka dari itu cara menghitung omset pun sederhana, rumusnya ialah omset sama dengan jumlah produk terjual dikali harga produk. Penghitungannya sederhana, namun untuk setiap barang yang diperjual-belikan cara menghitungnya harus disesuaikan.

Lalu, pertanyaan berikutnya ialah bagaimana cara meningkatkan omset dan profit penjualan usaha kita? Beberapa tips-nya akan diuraikan di bawah ini.


Baca :  5 Tips Atur Keuangan Bagi Pasangan Yang Baru Menikah

Cara Meningkatkan Omset Penjualan dan Profit Usaha

Jika kita mengambil rumus yang telah dibahas di atas, maka secara logis dapat disimpulkan bahwa cara menaikkan omset penjualan cuma ada dua cara. Kedua cara tersebut di antaranya meningkatkan jumlah produk terjual dan atau meningkatkan harga produk. Cara meningkatkan jumlah produk jual dan harga produk yang memerlukan strategi khusus akan diuraikan di bawah ini.


1. Perkuat Brand

Menurut survei yang dilakukan oleh Nielsen menunjukkan bahwa 60 persen konsumen menyukai produk baru yang dikeluarkan brand yang telah mereka kenal. Fakta survei ini memberi analisis kepada pelaku bisnis agar memperkuat branding itu hal yang sangat wajib dilakukan. Tanpa adanya brand yang kuat maka persaingan akan beralih pada urusan persaingan harga. Jika hal ini telah terjadi, maka jangan pernah berharap omset Anda meningkat.

Akan tetapi dalam membangun brand dengan baik perlu keluar dari persaingan harga. Karena harga produk pun dapat Anda tetapkan lebih tinggi lagi. Sebagai contoh ketika Anda berbisnis hijab tanpa brand harga lebih menentukan. Berbeda ketika Anda menggunakan brand, maka persaingan lebih mengarah pada hal pelayanan dan kualitas produk. Dengan demikian, perkuat brand terlebih dahulu dalam rangka peningkatan omset.


2. Menerapkan SEO (Search Engine Optimization)

Jika berbicara SEO pasti akan  berhubungan dengan sebuah website. Seorang pebisnis haruslah mempunyai sebuah website. Selain agar bisnis yang digeluti terlihat profesional, website terbukti mampu mendatangkan banyak calon pembeli dari pengguna Internet.

SEO sejauh ini terbukti dapat meningkatkan traffic. Traffic sendiri merupakan istilah yang digunakan dalam menamai kunjungan web. Tujuan penerapan SEO sendiri tentu untuk meningkatkan omset penjualan.

Jika kita mencoba perhitungannya dengan kunjungan web mencapai 10.000 per bulan dan mampu menghasilkan penjualan 100 penjualan produk, maka sederhananya kita mampu meningkatkan traffic menjadi 20.000 kunjungan perbulan. Dengan demikian penjualan juga akan meningkat menjadi dua kali lipat.

Metode SEO ini akan membantu produk Anda tampil pada halaman pertama mesin pencarian Google. Menurut survei juga, 98 persen pencari akan memilih konten yang berada pada halaman pertama mesin pencari. Bahkan lebih bagus lagi jika menempati urutan pertama. Dalam hal ini berarti potensi SEO sangat besar pengaruhnya untuk keberlangsungan bisnis Anda. So, mari mulai menggunakan SEO untuk meningkatkan omset penjualan dan profit perusahaan.


3. Menerapkan SEM (Search Engine Marketing)

Kinerja SEM juga sama dengan SEO, yang mana dapat meningkatkan traffic situs kunjungan Anda. Namun SEM merujuk pada optimasi pemasangan iklan di mesin pencarian Google. Tujuannya pun sama dengan SEO untuk meningkatkan jumlah produk terjual. Cara ini lebih cepat dari SEO tapi kamu memerlukan biaya. Untuk saat ini segera pelajari SEO dan SEM dalam rangka meningkatkan jumlah produk terjual.


4. Menerapkan SMM (Social Media Marketing)

SMM akan memberikan dampak yang besar terhadap penjualan. Akan tetapi, pemasaran di sosial media tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Agar hasil yang diharapkan maksimal maka Anda harus punya strategi dan melakukannya dengan cara yang benar.

Facebook Ads merupakan salah satu metode SMM yang dapat memperbanyak leads dengan

kinerja yang cukup handal. Bahkan banyak pakar dunia marketing menyarankan untuk memaksimalkan penggunaan iklan Facebook dalam meningkatkan omset penjualan.


5. Strategi Bundling

Paket bundling merupakan cara menjual dua produk dengan harga yang lebih murah dalam satu paket. Penerapan strategi bundling ini di antaranya untuk memudahkan proses pembelian, penghematan waktu, memperkecil biaya promosi, serta memberi nilai tambah  yang lebih besar kepada konsumen. Penjualan dengan strategi bundling ini biasanya sangat disukai para konsumen, karena mendapat produk lebih banyak dari biasanya.


6. Penawaran Spesial Kepada Pelanggan

Biasanya biaya untuk mendapat pelanggan baru itu lebih mahal daripada merawat pelanggan lama. Oleh karena itu, strategi penawaran spesial kepada pelanggan yang sudah ada efisien untuk dilakukan. Pelanggan lama akan merasa puas dengan produk Anda, kemudian orang-orang sudah mengenal bisnis Anda. Artinya para pelanggan mulai mempercayai Anda.  Dengan demikian akan lebih mudah meyakinkan pelanggan dengan penawaran yang diberikan.

Anggap saja Anda memiliki 100 pelanggan, kemudian Anda mengadakan promo diskon 2 persen dalam waktu yang terbatas, lalu Anda memberikan penawaran kepada pelanggan yang sudah ada secara eksklusif. Dari 100 pelanggan itu ada 30 persen pelanggan yang tertarik misalnya, berarti Anda sudah mendapat 30 penjualan tanpa mengeluarkan biaya promosi sama sekali.

Untuk melakukan strategi ini pertama-tama Anda harus punya database pelanggan. Selain itu, para pelanggan harus merasa puas dengan produk dan pelayanan Anda. Jika mereka merasa tidak puas, meskipun ada penawaran baru mungkin saja mereka tidak akan bereaksi sama sekali untuk membeli produk Anda.

Nah, demikianlah rahasia meningkatkan profit usaha dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Semua poin-poin di atas memang sebaiknya Anda lakukan meskipun di awal nanti biaya promosi akan lebih besar. Hal itu tidak akan menjadi masalah jika promosi itu berhasil meningkatkan omset penjualan dan profit perusahaan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Post a comment for "Ini Rahasia Meningkatkan Profit Usaha dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun"