Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Kepiting?

watch_later Sunday, 20 March 2016

Siapa yang tidak kenal dengan kepiting? Olahan kepiting atau yang lebih dikenal dengan seafood memang banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat,baik dari anak-anak sampai orang dewasa. Nah...mungkin yang mampir kesini adalah seorang bunda yang sedang hamil dan lagi kepingin banget makan olahan kepiting.Kemudian bunda bingung, kira-kira aman atau tidak mengkonsumsi kepiting buat kondisi janin dalam kandungan?Untuk itu kami paparkan penjelasanya untuk bunda-bunda yang sedang hamil;

Dari panelitian yang pernah dilakukan sejauh ini belum ada yang menyimpulkan bahwa mengkonsumsi olahan daging kepiting di saat hamil membahayakan kondisi janin dalam kandungan.Daging kepiting mengandung kadar protein sekitar (18gr/100gr daging),kalsium sekitar (89gr/100gr daging),bahkan yang paling penting untuk ibu hamil yaitu di dalam daging kepiting mengandung EPA (eicosapentaenoic acid) serta DHA (docosahexaenoic acid) yang merupakan komponen asam lemak omega -3 yang baik dalam perkembangan pembentukan membran sel otak pada janin.Akan tetapi yang amat perlu di perhatikan adalah daging kepiting memang baik dalam pertumbuhan mimbran sel otak akan tetapi seperti yang kita ketahui jenis makanan dari bahan laut dapat mengandung kontaminan berupa dioksin,mercury atau bahkan logam berat,karena beberapa laut di indonesia di ketahui menjadi tempat pembuangan limbah industri.Jika ibu hamil mengkonsumsi makanan yang mengandung kontaminasi  tersebut dapat berpengaruh negatif terhadap kehamilan,logam berat dapat menyebabkan keterbelakangan mental atau ganguan perkembangan pada anak.

Dengan penjelasan di atas dapat di simpulkan mengkonsumsi daging kepiting baik untuk ibu yang sedang hamil,karena kandungan omega -3 dapat mengoptimalisasi pertumbuhan otak janin,tetapi tidak sangat di anjurkan mengkonsumsi dalam pỏrsi yang berlebihan (dapat di konsumsi sekitar  12ons/minggu atau 2-3 kali penyajian)dan yang lebih penting lagi alangkah baiknya mengetahui sumber tangkapan dari mana kepiting itu di ambil.Kepiting dari hasil budidaya memiliki resiko terpapar logam berat,mercury lebih rendah bila di bandingkan kepiting dari tangkapan habitat aslinya. Memang sedikit merepotkan, karena bunda harus mencari tahu terlebih dahulu sumber tangkapan kepiting tersebut,akan tetapi untuk  kesehatan ibu dan janin apa sih yang tidak bisa dilakukan seorang bunda.Setiap bunda pasti mengharapkan kondisi janin dalam kandungan selalu sehat bukan?

Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

avatar
Anonymous

Waw udah bacaa bantu banget min

Delete 27 March 2016 at 06:50
avatar

keren banget nie informasinya .
tapi sayanag ane belum punya isteri..
tapi ijin untuk nambah ilmu untuk masa depan kelak....

Delete 5 April 2016 at 09:18
avatar

Hhhh semoga cpt dpt jodoh y

Delete 5 April 2016 at 09:26
avatar

informasinya mantep gan,,, jadi nambah wawasan nih... tq informasinya gan

Delete 5 April 2016 at 09:26
avatar

Wah bgus nih bermanfaat bgt,.tpi sayang jodoh belum ketemu

Delete 5 April 2016 at 09:56
avatar

makasih infonya gan... syukurlah ternyata malah bagus mengkonsumsi kepiting saat hamil.... kebayang ribetnya seandainya kepiting dilarang sedangkan istri ngidam makan kepiting......

Delete 5 April 2016 at 10:14
avatar

terimakasih buat info bu lik ane.. juga tambah info buat kedepan :)

Delete 5 April 2016 at 10:18
avatar

mskasihgan infonya ,bisa nambah wawasan...

Delete 5 April 2016 at 13:44
avatar

Yang penting jangan terlalu banyak dalam mengkonsumsi sewaktu hamil..lebih baik lagi jika kepiting yg diolah dr hasil budidaya..

Delete 5 April 2016 at 15:14
avatar

wah bermanfaat nih buat para ibu-ibu

Delete 8 April 2016 at 06:40
avatar

iya gan, dulu anak pertama, istri saya memamng hobi makan kepiting, dan setelah lahir anak saya sehat. Memang benar kepiting mengandung byk protein dan zat yang dibutuhkan janin, tapi saya pernah baca yang membuat bahaya itu apabila kepiting di laut itu terkena polusi, limbah atau logam sehingga tertinggal pada kepiting, itulah yang membahayakan bagi janin, apakah itu benar gan?

Delete 8 April 2016 at 06:49
avatar

Iya benar,karena banyak laut di perairan kita yang menjadi tempat pembuangan limbah industri,makanya disarankan ambil kepitingnya dari hasil budidaya karena tingkat polusi pencemaran ya lebih sedikit dr pd kepiting tangkapan habita aslinya,

Delete 8 April 2016 at 07:01
avatar

Terimakasih infonya sangat bermanfaat, jadi tidak bingung lagi :)

Delete 11 April 2016 at 06:30
avatar

makasih infonya, menambah wawasan saya.

Delete 11 April 2016 at 12:13
avatar

Sama sama,trimksih kunjunganya

Delete 11 April 2016 at 12:23
avatar

Menurut saya sih tidak ada masalah jika ibu hamil konsumsi kepiting,waktu istri saya hamil juga makan kepiting yg penting kepiting dimasak harus benar benar Mateng.

Delete 11 April 2016 at 14:43
avatar

nanti kalo ane punya istri ane yg bakal cari kepitingnya biar aman. apalagi ane juga suka kepiting hehehe..

Delete 14 April 2016 at 07:04
avatar

Makasih infonya. Sangat bermanfaat

Delete 15 April 2016 at 19:51
avatar

kepiting ternyata bagus juga buat bumil,,makasih infonya gan

Delete 18 April 2016 at 01:50
avatar

Thanks gan infonya, berguna nih buat calon istri ane kelak :-D

Delete 18 April 2016 at 06:17
avatar

Sip dah infonya buat para bunda yang lagi hamil

Delete 18 April 2016 at 08:19
avatar

Awas yang alergi kepiting jangan makan tuh, hihihihi.

Delete 20 April 2016 at 23:30
Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.