Setelah Tahu 6 Tempat Wisata di Korea Utara Ini, Yakin Ogah Kesana??

watch_later Friday, 17 March 2017
Korea Utara, mendengar namanya orang pasti berfikir sesuatu yang buruk didalamnya. Bukan hal aneh tentunya mengingat negara komunis ini suka semaunya sendiri terlebih dengan reaktor nuklirnya yang mengancam perdamaian dunia . Terlepas dari kontroversi yang sengaja dibuat ternyata Korut punya sesuatu yang menarik untuk dilihat.

Wisata. Ya, negara ini sepertinya tidak mau kalah dalam hal apapun dengan negara lain termasuk pariwisata. Meskipun secara umum hal tersebut sedikit diminati traveller dunia, ( ya tahulah beritanya aja heboh kayak gitu siapa juga mau bertaruh nyawa liburan ke Korut, ntar bisa pergi ga bisa balik kan sereem ). Namun kalau kamu punya jiwa petualang sejati nggak ada salahnya untuk mencoba liburan ke tempat ini.

Meskipun dengan berbagai persiapan mesti kamu lakukan, terutama adalah kesabaran. Karena banyak aturan yang mesti kamu taati saat berkunjung ke negara ini. Namun sebelum itu yuk simak dulu beberapa tempat menarik di  Korut yang bikin dag, dig, dug, der saat mengunjunginya.

1. Juche Tower


Gambar via alphacoders.com
Merupakan sebuah menara yang sangat simbolis untuk menghormati filosofi pribadi Presiden abadi Korut yaitu Kim Il - Sung. Menara ini sendiri diresmikan pada tahun 1982 bertepatan dengan ulang tahun Kim Il - Sung yang ke 70.

Menara ini memiliki ketinggian mencapai 170 meter. Di rancang dengan struktur empat sudut yang meruncing dengan lapisan 25.550 batu putih (  angka tersebut didapatkan dengan hasil perkalian 365 x 70 ) dimana filosofinya satu batu melambangkan satu hari kehidupan Kim II- Sung. Pada bagian puncak menara ini ditutupi obor besi yang bercahaya dengan ketinggian 20 meter.

Untuk menikmati Juche tower pengunjung bisa naik ke atas dengan menggunakan lift. Dari ketinggian akan terlihat jelas bagaimana suasana Pyongyang dimalam hari. Namun bagi yang takut ketinggian kamu bisa menyaksikan tayangan mengenai asal usul dibangunnya Juche Tower dengan menonton vidio yang ditayangkan di dasar monumen. Dimana Vidio tersebut menayangkan sejarah pembuatanya.


2. Kumsusan Palace Of The Sun


Gambar via wikipedia.org
Awalnya bangunan ini merupakan kediaman resmi dari Kim Il - Sung dan anaknya Kim Jong - Il ya seperti istana Presiden begitulah. Namun ketika Kim Il - Sung wafat  tempat ini di jadikan Musoleum atau tempat peristirahatan terakhir dari Kim Il - Sung. (kira - kira terinspirasi dari kisah cinta Shah Jahan kepada istrinya Mumtaz Mahal kali ya? ).

Tidak main - main untuk merombak tempat ini di tahun 1994 Kim Il - sung menghabiskan 900.000.000 USD. Padahal antara tahun 1994  sampai 1998 Korut mengalami musibah kelaparan yang hebat. Namun  bukan Korut namanya jika lebih memilih membangun musoleum daripada menyelamatkan 3,5 juta rakyat yang mati kelaparan.

Untuk menikmati musoleum ini ada peraturan sendiri yang harus ditaati pengunjung . Begitu sampai pintu kamu bakal diperiksa, seluruh barang bawaan termasuk ponsel, tas dan lain sebagainya harus di titipkan. Jadi jangan harap bisa berselfie di dalam ruangan " suci " bagi orang Korut. Namun  cek sebelum masuk ini belum seberapa, karena penduduk asli Korut malah harus difoto, lalu scan mata. Wuiih ribet banget. Namun meski begitu penduduk Korea tetap saja berkunjung, karena tidak setiap hari musoleum di buka dan disaat itulah biasanya rakyat Korut melakukan persembahan bagi jenazah pemimpin mereka.

Begitu masuk sepatu harus dilepas, tergambar bagaimana indahnya bangun ini, marmer putih yang menghiasi bangunan membuat siapapun terpana. Sosok jasad Kim Il - Sung dan Kim Jong - Il terbaring di dalam sarkofagus kaca bening , dengan ditutupi bendera partai buruh negara tersebut. Di sekelilingnya nampak oleh harta serta prestasi yang dicapai semasa hidup.

3. Victorious War Museum


Gambar via wikipedia.org
Tempat ini dibangun untuk menunjukkan prestasi dari Kim Il Sung yang mengorganisir dan memimpin perang Korea. Di tempat ini ditunjukkan bagaimana kekuatan militer, serta materi yang berhubungan kepahlawanan massa tentara dan rakyat Korut.

Victorious war museum awalnya dibangun di distrik pusat Pyongyang pada bulan Agustus 1953 , namun di tahun 1974 tempat ini dipindahkan di Sosong distrik. Di dalamnya terdapat lebih dari 30 ruang termasuk lebih dari 80 ruang pamer. Tercatat selama tahun 2013 terdapat 800.000 orang yang mengunjungi tempat ini.

4. Arch Of Triumph


Gambar via wikipedia.org
Terinspirasi oleh Paris Arc de Triomphe, Pyongyang sebagai penanda kekuatan Korea Utara saat melawan Jepang di tahun 1925 - 1945. Bangunan ini memiliki tinggi 60 meter dan lebar 50 meter. Monumen megah ini dibangun pada tahun 1982  di kaki Moran Hill. Dengan menggunakan tak kurang dari 25.500 blok granit putih yang halus. Di bagian lengkungan tertulis Song of general Kim Il sung dan angka 1925 - 1945. Konon lengkungan monumen ini merupakan lengkungan tertinggi kedua di dunia setelah Monumento a la Revolucion di Mexico.

5. Kaesong Koryo Museum


Gambar via world-adventurer.com
Merupakan sebuah kerajaan di semenanjung Korea Utara yang berdiri pada 918 - 1392. Konon kata Korea berasal dari nama Koryo. Di tempat ini banyak tersimpan artefak dari kerajaan Koryo. Selain itu kamu bisa menyaksikan bagaimana kehidupan rakyat Korea si masa lalu. Museum yang terletak di Songyungwan Academy sejak tahun 1987. Sedikitnya terdapat lebih dari 1000 artefak dari seluruh periode kerajaan Koryo.

Buat kamu yang tak ingin melewatkan sovenir di tempat ini terdapat toko yang menjual cinderamata. Uniknya yang dijual adalah perangko yang bisa untuk mengirim surat ke berbagai belahan dunia kecuali Korsel, selain itu ada pula kartu pos dengan motif propaganda anti Jepang dan Amerika.

6. Korea Demilitarized Zone ( DMZ )


Gambar via wikipedia.org
Merupakan zona penyangga yang didirikan pada tanggal 27 Juli 1953 pada saat perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani setelah perang Korea. Korut dan Korsel membagi semenanjung Korea mulai dari sungai Imjingang di timur ke kota Goseong di barat. Yang paling menyeramkan adalah wilayah kecil yang terletak dekat Demarkasi miliyer line ( MDL ). Tempat ini lebih dikenal dengan sebutan Area Keamanan Bersama ( JSA ) dimana rumah bercat biru dan putih dijaga oleh masing - masing militer kedua negara. Namun untuk berwisata ke tempat ini kamu mesti berombongan yang diatur oleh otoritas resmi dan agen perjalanan yang memiliki izin. Dan tur ini hanya buka pada hari senin sampai sabtu pada jam 09.45, 13.15, dan 15.15.

Bagaimana mau coba sensasi berwisata dengan perasaan penuh kecemasan? Buruan ambil paket wisatamu.

Baca Lainya : 8 Kekuatan Militer Yang Membuat Korea Utara "Sok" Berkuasa


Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.