Template Blog Kalian Sering Diganti ? Awas, Inilah Dampak Buruknya

watch_later Thursday, 30 June 2016
comment 6 Comments
Dalam dunia blogging tentunya kalian pasti tidak asing dengan yang namanya template. Yaa... komponen yang satu ini memang sangatlah penting untuk sebuah blog. Di mana dengan template itulah blog akan terlihat keren dan menarik serta bagus untuk dilihat. Naah..pada kesempatan ini saya akan membahas dampak buruk dari sering berganti template pada sebuah blog. 

Baca artikel lainya :

Ketika kita memutuskan terjun dalam dunia blogging, maka sudah pasti kita akan dihadapkan pada aktifitas tulis menulis. Setiap hari kita diharuskan bisa membuat tulisan untuk mengisi artikel pada blog. Nah tentunya ada kalanya dengan aktifitas yang begitu-begitu saja seorang blogger kerap dilanda kebosanan. Rasa bosan  inilah yang akirnya memunculkan inisiatif untuk merubah tampilan blog dengan jalan mengganti template.

Umumnya kebiasaan ini kebanyakan dilakukan oleh seorang blogger newbie, mengapa? Karena seorang newbie lah yang sering kali di landa kebosanan, ada banyak faktor yang membuat seorang newbie sering merasa bosan, salah satunya adalah karena traffic blog tidak kunjung juga naik. Akhirnya ketika mereka melakukan aktifitas bloging, mempunyai sebuah inisiatif untuk mengganti template blog. Maka merekapun mengganti template blog, dengan harapan tampilan yang lebih fress pada blog akan bisa mendatangkan lebih banyak lagi pengunjung. Padahal faktanya tidak demikian. Naah dibawah ini adalah beberapa akibat jika kalian sering mengganti template blog.
MASIGN GRID Template via idblanter.com

1. Trafic Blog Sering Kali Turun Secara Drastis


Ketika kalian memutuskan untuk berganti template maka bersiaplah menghadapi penurunan traffic pada blog. Kenapa demikian? Ketika template blog telah berganti maka tentunya kalian diharuskan melakukan
beberapa pengaturan blog, karena biasanya blog akan terlihat berantakan setelah proses pergantian. Hal ini mungkin saja terjadi, sebab tidak semua template blog bisa diatur dengan mudah. Tentunya dalam proses pengaturan tersebut memerlukan waktu kan.!!.mungkin bisa sampai berhari-hari. Nah...disinilah permasalahanya, pengunjung setia blog kalian akan merasa malas berkunjung kembali ke blog kalian setelah melihat tampilan blog berantakan. Alhasil traffic blogpun terus mengalami penurunan.

2. Waktu Produktif Akan Banyak Terbuang


Dampak lainya dengan mengganti blog adalah waktu produktif kalian akan banyak yang terbuang, hal ini masih berkaitan dengan poin pertama. Dimana yang seharusnya waktu tersebut bisa kalian gunakan untuk menulis dan memperbanyak konten blog. Malah waktu tersebut terbuang sia-sia karena kalian gunakan untuk mengedit-edit template. Tentunya hal ini menjadi sebuah kerugian sendiri buat kalian. Seandainya waktu tersebut digunakan untuk menulis artikel, sudah berapa artikel yang dapat kalian tulis,tentunya banyak kan? Waktu itu sangat berharga, jadi gunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya.

3. Blog Terlihat Amatir dan Sangat Tidak Profesional


Selanjutnya adalah jika kalian sering mengganti template maka pengunjung kalian akan beranggapan bahwa blog yang kalian kelola sangatlah tidak profesional dan terliht amatir. Kepercayaan pengunjung akan informasi dalam blog kalian menjadi berkurang. Template dalam blog itu adalah sebuah cirikas yang bisa membedakan blog kalian dengan ribuan blog lainya.  Soo pertahankanlah ciri khas tersebut dan jangan pernah berinisiatif untuk mengganti template blog, kecuali jika diharuskan berganti template karena banyak terjadi error dsb.

4. Dapat Merusak Kualitas SEO dan juga SERP Blog


Mungkin banyak dari kalian yang bertanya dalam hati? Kenapa mengganti template blog bisa mempengaruhi SEO dan SERP. Jawabanya sangatlah simple sekali. Jika kalian pernah menambahkan sebuah kode HTML untuk tujuan mengoptimalkan blog dalam template sebelumnya, maka setelah template kalian ganti dengan yang baru kemungkinan besar kode HTML yang pernah kalian tambahkan dalam template sebelumnya akan hilang. Ketika kalian mencoba memasukan kembali kode HTML, belum tentu template yang baru bisa kompatibel dengan kode HTML tersebut. Dan yang perlu kalian catat dan mesti diingat adalah waktu yang dibutuhkan oleh Google untuk meng Crawl konten dalam sebuah template baru, sekitar 1 minggu. Maka tak heran jika setelah berganti template blog kalian mengalami penurunan kualitas SEO dan SERP.

Dengan kalian membaca sedikit ulasan diatas, apakah kalian masih berminat untuk berganti-ganti template blog. Tentunya keputusan ada pada diri kalian sendiri. Salam !!!


Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

avatar

untung gajadi ganti template blog kemaren, thanks gan :)

Delete 1 July 2016 at 11:48
avatar

makasih infonya kadang saya bosen lihat tampilan templatenya tp ternyata ada dampaknya..

Delete 12 July 2016 at 07:03
avatar

2 bulan ini udah 3x ganti themes karena memang masih baru. Visitor masih dikit jadi aman.

Ini dah yang terakhir lah ganti template. Dah cocok.
Hahaha

Delete 12 July 2016 at 07:36
avatar

wah harus pastika dulu ya diawal pembuatan

Delete 12 July 2016 at 09:38
avatar

saya suka gonta ganti template,tp di blog dummy.kalau blog utama tetep tak pernah ganti template.saya kalau lagi bosan ngeblog dan tak punya ide untuk nulis artikel,biasanya tak pake untuk otak atik template.tp sekarang gak mau ganti2 temolate lagi,udah cukup sudah.skrg fokus untuk membuat konten yg berkualitas biar disayang mbah gugel.hehe...suksee selaku ya mba

Delete 12 July 2016 at 09:49
Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.