Buat Kamu Yang Masih Memandang Sebelah Mata Pekerjaan Ibu Rumah Tangga Wajib Baca Ini

watch_later Wednesday, July 27

Profesi Ibu Rumah Tangga - Bener ngga sih jika pekerjaan jadi ibu rumah tangga itu dikategorikan dalam sebuah pekerjaan yang semua orang sanggup melaksanakannya tanpa harus memiliki kemampuan khusus. Mungkin jika asal jadi ibu rumah tangga memang benar. Namun demi keluarga tercinta  apakah kita rela melakukan pekerjaan dengan setengah hati?

Karena sesungguhnya pekerjaan jadi ibu rumah tangga menuntut profesionalitas yang tinggi dari kita.
Namun sedihnya banyak orang yang masih tidak menghargai profesi mulia ini. Karena mereka menganggap pekerjaan ibu rumah tangga tidak menghasilkan apa - apa. Dan parahnya banyak yang bilang jika waktu ibu rumah tangga banyak di pakai untuk bergosip.

Mungkin fakta dibawah ini akan membuat kamu berfikir ulang bagaimana kenyataan sebenarnya menjadi ibu rumah tangga.

1. Banyak orang berfikir kita bisa nyantai tanpa harus melakukan tugas yang  berat


Opo rumangsamu penak mas ? Ibu rumah tangga itu gak sekedar facebook an dan mainin hp, image via www.doktergalau.com
Kenyataanya berbeda 180 derajat. Jangankan nyantai, untuk urusan bangun pagipun kita di tuntut untuk bangun lebih awal. Mempersiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarga. Mengantar ke sekolah. Setelah semuanya berangkat baru kita bisa istirahat sebentar lalu meneruskan aktivitas bersih - bersih rumah, nyuci, nyertrika. Namun belum juga selesai pekerjaan rumah, kita harus menjemput anak pulang sekolah lalu membuatkan makan siang.

2. Semuanya harus dilakukan sendiri


Semua pekerjaan rumah diborong habis image via www.kaskus.co.id
Jika kamu terbiasa kerja kantoran dan melakukan pekerjaan secara bersama - sama atau satu tim tentu saja semuanya akan terasa sangat ringan karena secara tugas dapat dibagi, namun hal tersebut tidak bisa kamu lakukan dalam menjalankan aktifitas ibu rumah tangga. Karena semuanya menuntut kecakapan personal kamu sendiri. Jika kamu tidak dapat menggunakan waktu dengan baik maka otomatis pekerjaan rumah bakal terbengkalai. Piring kotor ,cucian numpuk tetap nangkring di tempatnya.Namun lain halnya jika capek kerja kantoran, cuti bisa kita ajukan dan pekerjaan dapat di handle orang lain.

3. Bos yang kamu hadapi lebih menyebalkan dari pada di kantor


Istri yang baik jika suami marah diam saja ya, pahalanya guedhe looo, image via www.wajibbaca.com
Memang adakalanya saat kita bekerja ada saja ulah atasan yang kurang inilah-itulah. Belum lagi bila menemukan klien yang banyak maunya kadang bikin kita stress dan tidak nyaman dalam bekerja. Namun begitu setelah keluar kantor rasa yang berbeda akan datang " bebas" ya seperti itulah. Namun bisakah pekerjaan rumah tangga seperti itu. Seharian kita kerja mati - matian ngurus rumah dan anak jika suami punya masalah dengan pekerjaannya lalu apa yang kita lakukan tidak sesuai dengan keinginan suami maka omelan lah yang bakal kita terima.

4. Kamu di tuntut menjadi akuntan yang handal


Ibu rumah tangga dituntut untuk menjadi akuntan yang handal
Sebagai ibu rumah tangga tugas memasak, nyuci , bersih - bersih rumah saja belum cukup. Karena memang  kita dituntut untuk cakap dalam segala hal termasuk dalam mengatur keuangan. Memang tak sedikit pula orang yang mikir "enak ya tanpa kerja uang sudah datang sendiri" memang enak sesaat saat menerima uang. Namun tahukah kamu selanjutnya kita bakalan pusing mikir  gimana caranya agar uang tersebut dapat masuk dalam pos - pos anggaran keluarga kita secara tepat. Mungkin benar kita pandai dalam pelajaran akuntansi atau apalah. Namun coba kamu praktekkan langsung dalam keuangan rumah tanggamu bagaimana rumitnya mengelola uang. Terlebih jika ada keperluan yang urgent dan kita tidak dapat mengelola uang dengan baik saya pastikan belum datang gajian berikutnya suami anda uang sudah habis.

Baca : Tips Mengelola Gaji Bulanan Agar Tidak Habis Sebelum Waktunya

5. Cara mendidik anakmu dapat menentukan kepribadiannya ketika dewasa


Masih ingat kejadian seorang anak sekolah memaki-maki polisi beberapa waktu lalu? Tentu hal ini terjadi karena proses mendidik yang salah dari orang tua terlebih ibu.
Anak merupakan anugerah yang tidak semua orang mendapatkannya. Karena itu sudah sepatutnya kita menjaga anugerah tersebut. Pengajaran yang terbaik patut kita berikan. Bukan hanya secara akademik namun secara moral serta spiritual harus kita tanamkan sedari kecil. Terlebih di zaman sekarang ini yang segalanya serba internet orang tua di tuntut untuk bisa mengikuti tekhnonologi ter update juga. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari jika mendapati anak kamu tidak tumbuh jadi seperti apa yang kamu harapkan karena kesalahan dalam mendidik ketika kecil.
Memang tak salah rasanya jika tanggung jawab mendidik anak jauh lebih besar dari tugas menyelesaikan laporan dari kantor.

Bagaimana caranya mendidik anak yang benar? Tata Cara Mendidik Anak Dari Usia Dini

6. Jangan berharap libur di hari Minggu atau tanggal merah


Kapan bisa libur, pergi ke salon image via www.salonanata.com
Jika di kantor kamu bisa lebih nyantai di hari Sabtu bahkan bebas di hari Minggu. Maka jangan harapkan hal yang serupa jika sebagai ibu rumah tangga. Karena apapun harinya atau tanggalnya tidak ada namanya hari libur. Semua hari adalah sama dan jika kita memaksakan diri untuk libur maka bersiaplah untuk melihat rumah seperti kapal pecah.

8. Pekerjaan mulia seorang ibu rumah tangga yang seharusnya dapat tanda jasa justru di pandang sebelah mata


Apaan tuh..!!! Pekerjaan kok ibu rumah tangga image via manggadget.com
Pekerjaan seorang ibu rumah memanglah pekerjaan yang mulia. Bahkan pekerjaan ini lebih mulia dari pekerjaan kamu di kantor manapun. Karena percuma bila kamu sukses di luar sementara tugas utamamu sebagai ibu tidak kamu lakukan dengan baik. Saya rasa berbahagialah buat kamu calon ibu yang memilih jadi ibu rumah tangga serta para ibu di luaran sana. Karena kemuliaan hatimu, rumah tangga, anak - anak yang berhati mulia dapat engkau bentuk dari dalam rumah yang engkau semai dengan ketulusan hati berbakti pada suami serta ikhlas mendidik putra - putrimu.
Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.