Meskipun Kedengaranya Konyol, Ternyata Mitos Jawa Ini Menyimpan Nilai Kearifan Yang Bijaksana, Lho!

watch_later Friday, 18 November 2016
Sejak zaman dahulu kala, kehidupan masyarakat Jawa memang selalu sarat akan mitos. Banyak sekali berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Mitos tersebut turun temurun dari zaman nenek moyang hingga bertahan sampai sekarang.

Bagi sebagian orang mungkin beranggapan bahwa keberadaan mitos tersebut hanyalah bualan para orang tua. Namun jika kita mau sedikit menela'ah ternyata mitos tersebut menyimpan sisi kearifan budi yang bijaksana. Pada dasarnya mitos disebar untuk sesuatu yang bersifat baik. Apa sajakah mitos-mitos tersebut? Simak ya ulasan berikut ini.

1. Menyapu Harus Bersih Agar Suami Tidak Brewokan.


Mitos yang pertama yang mungkin juga sering kamu dengar adalah seorang gadis apabila menyapu harus bersih, sebab jika menyapu tidak bersih maka mitosnya kelak akan mendapatkan jodoh pria brewokan. Maksut dari mitos ini sebenarnya adalah agar senantiasa seorang gadis membiasakan diri agar selalu bersih dalam segala hal. Agar kelak dalam berumah tangga sudah terbiasa dengan sesuatu yang bersih. Sebab kebersihan rumah kelak lebih banyak akan menjadi tanggung jawab seorang istri.

2. Seorang Gadis Tidak Boleh Duduk Depan Pintu .


Berikutnya adalah seorang gadis tidak boleh duduk di depan pintu. Terdapat sebuah mitos jika seorang anak gadis duduk di depan pintu maka akan sulit mendapatkan jodoh. Maksut dari munculnya mitos ini adalah untuk mendidik seorang remaja putri agar lebih sopan dalam berbagai tindakan termasuk duduk. Duduk di depan pintu tentunya kurang sopan, sebab akan menghalang-halangi orang yang akan masuk dan keluar rumah. Jadi gak salah kan mitos ini?

3. Jangan Duduk di Atas Bantal Agar Tidak  Bisulan.


Bantal merupakan alas untuk mengganjal kepala saat tidur. Nah, amat sangat tidak pantas dan kurang sopan jika bantal yang difungsikam untuk kepala ini di duduki. Karena jika diduduki atau bahkan di injak bantal akan cepat kotor.

4. Bersiul Malam Hari Berarti Memanggil Setan.


Bersiul pada mala hari mitosnya dapat mendatangkan setan. Padahal tidak ada hubunganya bersiul dengan datangnya setan. Namun tidak ada yang salah dengan mitos ini, karena memiliki sisi kearifan tentang kesopanan. Iya, bersiul pada malam hari tentunya akan menggangu orang lain yang sedang beristirahat.

5. Jangan Makan Sambil Tiduran Kalau Gak Mau Jadi Ular.


Hhhh, ada ada saja ya mitos jawa itu. Tapi gak salah kok orang tua zaman dahulu membuat mitos ini. Kenapa? Karena makan sambil tiduran tentu sangan tidak sopan. Selain itu jika makan dilakukan dengan tiduran maka tidak baik bagi pencernaan. Sejatinya mitos ini dibuat untuk menakut-nakuti anak-anak agar tidak makan sambil tiduran.

6. Kalau Pergi ke Pantai Selatan Jangan Memakai Pakaian Warna Hijau ataupun Biru.


Berikutnya adalah larangan memakai pakaian hijau saat berwisata ke pantai selatan. Mitosnya orang tersebut akan hilang karena warna hijau adalah warna kesukaan " ratu pantai selatan". Apa kamu percaya?

Mitos ini juga ada benarnya lo, sebab jika kita memakai pakaian hijau maupun biru akan terlihat samar saat berada di pantai. Dikwatirkan jika suatu ketika terjadi ombak besar. Dan orang tersebut terseret gelombang tim SAR akan kesulitan melakukan pertolongan. Karena warna pakaiannya berpadu dengan warna air laut.

7. Keluar Rumah Saat Magrib Bisa di Bawa Wewe Gombel.


Nah, ada lagi mitos yang menyebutkan kalau anak-anak gak boleh keluar rumah saat magrib, sebab bisa dibawa kabur sama wewe gombel.  Mitos ini memang sengaja dibuat untuk menakut-nakuti anak-anak. Magrib adalah waktunya untuk beribadah. Selain itu magrib adalah waktu untuk berkumpul bersama anggota keluarga setelah seharian disibukan oleh berbagai aktifitas.

8. Kalau Makan Harus Habis, Agar Binatang Ternak Tidak Mati.


Mitos ini biasanya di ancamkan untuk anak-anak. Tahu sendiri kan biasanya snak-anak itu susah banget kalau di suruh makan. Mereka lebih senang bermain dari pada makan, termasuk main dengan binatang ternak ataupun binatang peliharaanya. Seperti kucing, kelinci atau yang lain. Dengan menakuti binatang kesayanganya akan mati, diharapkan sang anak mau menghabiskan makananya.

Ternyata mitos ini memiliku nilai kearifan yang sungguh bijaksana. Yaitu menghargai makanan sebagai rizki karunia dari Tuhan. So, gak salah kan orang tua membuat mitos ini.

9. Segera Angkat Jemuran Ketika Hari Mulai Gelap, Katanya sih.. Biar Gak Masuk Angin.


Hemmm, katanya orang tua sih, kalau jemuran gak lekas di angkat ketika hari mulai gelap maka si pemakainya akan sakit. Apa hubunganya ya?

Jelas gak ada kaitanya, namun dari mitos tersebut memberi petuah yang baik. Ketika hari mulai gelap biasanya udara akan bercampur dengan embun. Nah, apabila jemuran yang sudah kering tidak segera diangkat maka akan menjadi lembab oleh embun tadi.

Sekarang kamu sudah tahu kan, kenapa mitos tersebut dibuat. Tentunya juga untuk kebaikan kita sendiri, jadi mulai sekarang kamu gak perlu anti sama pamali. Sebenarnya masih banyak mitos-mitos jawa yang berkembang di masyarakat. Jika kamu ingin menambahkan terkait mitos Jawa silahkan isikan di kolom komentar ya!!

Baca Juga : Ingin Cepat Kaya ala Orang Tionghoa, 5 Rahasia Ini Akan Membantumu Mewujutkanya
Chalista Lina Ramadhani

adalah seorang bloger pemula yang ingin belajar lebih jauh tentang blog,selalu bermimpi memiliki hasil karya yang selalu di kenang sepanjang zaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.