10 Suku Terasing di Dunia Yang Menutup Diri Dari Dunia Luar

watch_later Thursday, 8 December 2016
Arus modernisasi memang sangat menyilaukan semua mata manusia. Karena modernisasi membawa berbagai dampak yang membuat kehidupan manusia lebih baik serta penuh warna.  Namun gemerlapnya kehidupan modern sepertinya tidak banyak berpengaruh dengan kehidupan beberapa suku yang masih setia menjaga tradisinya. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya suku di dunia yang sama sekali belum tersentuh oleh dunia luar bahkan mereka cenderung menutup diri. Suku apa sajakah itu ? Berikut rincianya,

10 Suku Yang Menutup Diri Dari  Dunia luar


1. Suku Ruc

Suku yang tinggal di pedalaman hutan yang membentang antara Laos dan Vietnam ini baru diketahui saat terjadinya perang Vietnam. Ialah suku  Ruc . Suku ini pada awal penemuannya masih belum mengenal pakain. Untuk bertahan hidup mereka mengandalkan alam,  maka jangan heran jika suku Ruc sangat piawai dalam memanjat pohon bahkan tebing. Mereka banyak mendiami gua  untuk melindungi diri, Suku ini termasuk salah satu suku yang mengasingkan diri dari kehidupan modern. Sampai  kemudian tanpa sengaja  ditemukan oleh tentara Vietnam yang lari ke hutan saat tersebut terkena bombardir. Hal inilah yang akhirnya membuat penjaga perbatasan membujuk suku tersebut untuk keluar dari hutan dan di tempatkan pada pemukiman yang aman. Memang bukan hal mudah untuk membujuk mereka mau pindah. Karena diperlukan waktu sampai berbulan - bulan sampai akhirnya mereka mau berdampingan hidup dengan orang asing. Untuk belajar hidup seperti manusia modern pun tak kurang dari 50 tahun mereka beradaptasi. Sekalipun dengan terus melestarikan budaya primitif mereka yang misterius. Hal tersebut seperti diadakanya upacara pengusir binatang buas. Mantra terkenal suku Ruc adalah

2. Suku Karubo
Pada tahun 1996 sebuah film dokumenter merekam bagaimana 7 orang suku Karubo membunuh orang asing. Sebagai upaya balas dendam . Hal tersebut dikarenakan para penebang liar telah masuk ke kawasan mereka. Setelah kejadian tersebut suku Karubo semakin menjaga wilayahnya dan menolak fihak asing yang mencoba memasuki kawasan suku mereka.

3. Suku Awa
Amazon yang luas ternyata banyak ditemukan berbagai macam suku termasuk salah satunya suku Awa.  Di abad 19 terjadi konflik dengan pendatang yang mencoba mengeksploitasi hutan tempat tinggal mereka. Sampai saat ini kabarkan jumlah mereka hanya tinggal 355 orang.

4. Suku Yanomami
Suku Yanomami menjadi salah satu suku lainya yang mendiami hutan Amazon yang berada di sebelah utara Brazil berbatasan dengan Venezuela. Karena keistimewaan suku ini pada tahun 1992 pemerintah Brazil memberikan wilayah yang bisa didiami . Namun diketahui di tahun 2011 masih banyak suku Yanomami yang kembali ke hutan. Akibatnya terjadi pertikaian dengan pendatang yang menambang emas di hutan mereka. Dalam kurun waktu 7 tahun tercatat kekerasan semakin meningkat serta 20% penyebaran penyakit ditularkan oleh orang asing terhadap suku Yanomami.

5. Suku Nanti
Merupakan bagian dari suku Amazon Peru. Di tahun 2010 suku ini diketahui setelah beredarnya foto yang menyebutkan keberadaan mereka. Seperti umumnya suku di pedalaman, suku Nanti pun juga harus berjuang dengan berbagai penyakit . Berbagai usaha sebenarnya telah diupayakan untuk menghindarkan suku ini dari penyakit . Namun tetap saja mereka menolak kedatangan orang asing.

6. Suku New Guinea ( Kanibalisme )
Kekejaman yang dilakukan oleh suku New Guinea memang sangat mengerikan. Di tahun 1961 seorang antropolog yang bernama Michael Rockefeller dan Rene Wassing mengalami kejadian yang mengenaskan dimana mereka disiksa, lalu di bantai kemudian di jadikan ritual pemujaan dengan memanggang tubuh mereka yang kemudian di santap beramai - ramai. Hal tersebut ternyata sebagai upaya balas dendam yang di prakarsai pemimpin suku mereka yang kehilangan anggota keluarganya karena di bantai Belanda saat menduduki wilayah tersebut.
Hingga di tahun 2006 seorang wartawan asal Australia hampir mengalami nasib serupa ketika ia berusaha meliput suku ini. Namun ia berhasil selamat bahkan bisa mendapatkan jawaban atas ritual kanibalisme di tempat itu. Itu pun setelah ia meyakinkan suku tersebut dengan ikut memakan daging manusia. Alasan suku tersebut mengorbankan manusia dengan kanibalisme adalah ketika mereka kedatangan orang asing lalu terdapat anggota suku tersebut yang menderita sakit misterius. Maka untuk megusir hawa jahat orang  asing yang menurut mereka pembawa keburukan tersebut harus dikorbankan. Aduuh.... Ngeri.

7. Suku Surma
Jika cincin biasanya di pakai di jari manis maka tidak demikian dengan suku Surma. Suku ini meletakkan cincin besar di mulutnya. Suku yang telah mendiami daerah terdalam di Ethiopia ini sudah berabad - abad mengasingkan diri. Bahkan karena tidak pernah bersentuhan dengan orang luar di tahun 1980 ketika seorang dokter asal Rusia yang mencoba memberikan bantuan medis harus gigit jari. Hal tersebut karena suku Surma ketakutan dan lari karena menganggap sang dokter adalah mayat berjalan. Suku Surma merupakan suku terbesar yang hidup hingga saat ini. Di tahun 2007 tercatat 186.875 orang yang tersebar di Ethiopia dan Sudan selatan. Sedikit yang membuat mereka bersentuhan dengan dunia modern yaitu penggunaan senapan kalashnikov AK - 47.

8. Suku Pano Dilect /Peru Brasil
Suku ini baru terlacak di tahun 2008 ketika satelit luar angakasa berhasil memotret keberadaan mereka di wilayah selatan perbatasan Peru dan Brasil.
Namun pemerintah Brasil enggan untuk mendekati suku ini karena dikhawatirkan akan merusak tatanan kebudayaan mereka. Suku ini diketahui mendiami 4 bangunan besar beratap jerami. Mereka menggantungkan hidup dengan cara berkebun.

9. Suku Sentinelese
Terletak diteluk Benggala bagian dari India, suku ini merupakan suku yang berbahaya dan tertutup dunia. Kontak pertama terjadi pada 1857 yang kemudian berakhir tragis. Selanjutnya di tahun 80 sampai 90 an ketika pasukan bersenjata mencari serpihan perahu pecah. Hal tersebut tidak diiginkan oleh penduduk suku Sentinelese akibatnya kontak senjata tak dapat dihindarkan dan banyak penduduk suku tewas. Sebenarnya pemeritah India sangat ingin membantu suku ini, terlebih setelah tsunami yang memporak - porandakan pulau mereka pada 2004 lalu. Pesawat yang memantau keberadaan mereka dihujai anak panah api dan batu. Hinnga kabar terakhir yaitu di tahun 2006 ketika mereka membunuh 2 nelayan mabuk yag terdampar di pulau tersebut. Pemerintah India pun memberi larangan untuk tidak mendekat ke Sentielese  dalam radius 30 mil. Hal tersebut merupakan ilegal.

10. The Man Of Hole ( orang dalam lubang )
Suku yang keberadaanya hanya meninggalkan satu orang ini sangat sulit ditemui. Berada di kawasan hutan Amazon suku ini tinggal di dalam lubang. Sebenarnya dia mempunyai sebuah gubuk namun ketika dijumpai orang asing akan langsung sembunyi di lubang. Untuk menjaga kelangsungan hidup suku ini pemerintah menetapkan zona ekslusif sejauh 31 mil /segi.

Itulah suku - suku yang menutup diri dari peradaban luar. Ternyata gemerlap dunia ini, tak meruntuhkan keyakinan mereka akan tradisi nenek moyang.


Baca Lainya : 6 Mitos Larangan Pernikahan Orang Jawa, Apakah Kamu Percaya?

Berkomentarlah dengan sopan.
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan local_parking parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.