Kucing Bernyawa 9, Benarkah? Ini Dia Penjelasanya
Kucing Bernyawa 9, Benarkah? Ini Dia Penjelasanya

Kucing Bernyawa 9, Benarkah? Ini Dia Penjelasanya

Advertisement
Pernah dengar kan ungkapan kucing bernyawa 9 namun benarkah demikian? Nyatanya selama pengalaman admin miara kucing, nggak pernah tuh ada yang hidup lagi setelah mati. Ya ialah, mana mungkin kucing mati bisa hidup lagi.

Jadi mungkin ungkapan "Kucing Bernyawa 9" lebih tepatnya karena kemampuan kucing yang bisa selamat meski terjatuh dari ketinggian. Faktanya memang demikian bahkan dalam sejarahnya, rekor tertinggi kucing bisa selamat saat terjatuh dari lantai 46, ya meskipun saat jatuh ia  hempas sana - hempas sini diantara kanopi di gedung tersebut.( gile.. tinggi banget kan itu). Nggak kebayang gimana kalau manusia yang terjatuh, pasti remuk redam deh. Namun itulah kehebatan kucing jadi kenapa ia dijuluki bernyawa 9.

Pada dasarnya kemampuan kucing dapat selamat  dari ketinggian adalah karena kecerdasannya dalam menghadapi situasi genting. (Pastinya nggak gampang gugupan kayak kita he he he) jadi saat terjatuh, ia langsung berfikir gimana caranya biar nggak mati konyol, ya udah akhirnya secepat kilat ia melakukan Cat Righting Reflex. Nah ini dia urutannya.

* Saat terjatuh pertama - tama kucing akan berusaha memutar tubuhnya sedemikian rupa sehingga kakinya berada di bawah.

* Pada ketinggian tertentu, dia akan menggerakkan keempat kakinya ke samping, sehingga tubuhnya menjadi lebih lebar. Tubuh yang melebar tersebut akan berfungsi sebagai parasut yang dapat meningkatkan tekanan udara.

* Setelah mencapai terminal velocity ( kecepatan yang dialami oleh objek yang mengalami gerak jatuh bebas atau jatuh dari ketinggian, dimana daya tarik gravitasi sama besar dengan gaya gesekan udara, pada kondisi ini ketika gaya - gaya yang bekerja pada benda yaitu gaya gravitasi dan gaya gesekan udara berjumlah nol, maka benda tidak mengalami percepatan alias bergerak dengan kecepatan tetap atau konstan). Maka kucing akan jatuh dengan rileks.
* Kucing akan mendarat dengan kedua  kaki depan terlebih dahulu, lalu diikuti dengan kedua kaki di belakangnya akan ditekuk. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi efek yang ditimbulkan saat tubuhnya menghempas tanah.

Sebuah penelitian menyebutkan bagaimana kucing saat terjatuh dari ketinggian 5 tingkat mengalami patah tulang lebih banyak dibanding ia terjatuh dari lantai yang lebih tinggi,  hal tersebut balik lagi karena saat kucing berada pada terminal velocity yaitu kecepatan jatuh  maksimum 60 mil/jam, ia akan merasakan rileks. Sehingga hal tersebut berbanding terbalik saat ia dijatuhkan pada tempat yang rendah dimana ia belum merasa rileks.

Jadi udah tahu kan alasannya kenapa kucing dikatakan bernyawa 9?

Baca Lainya : Menyingkap Keberadaan Burung Garuda, Beneran Ada atau Tidak Ya?!

Sumber referensi : Majalah Kuark.
Advertisement

Baca juga:

Loading...

Your Reactions:

Admin
Bermimpilah setinggi langit dan jika kamu jatuh, níscaya kamu akan terjatuh diantara bintang-bintang.
Buka Komentar