Skip to main content

follow us

Mengenal ''Citrullus colocynthis'' Buah Mirip Semangka Namun Beracun

Gurun pasir merupakan suatu daerah yang menerima curah hujan yang sedikit - kurang dari 250 mm per tahun. Maka tak heran jika tanahnya berubah menjadi kering dan tandus sehingga sangat sulit bagi tanaman biasa untuk tumbuh disana.

Membayangkan berjalan di gurun pasir apa jadinya? Panasnya terik matahari pastinya akan cepat membuat tubuh terasa lelah, dan kehausan. Kalau kalian dalam keadaan seperti ini pasti yang kalian butuhkan adalah air untuk membasahi kerongkongan yang mulai mengering.

Namun mencari sumber air di gurun pasir bukanlah perkara yang mudah dan boleh dikatakan mustahil untuk dilakukan. Ditengah keputus asaan dan disiksa rasa haus yang tak tertahankan kalian tiba-tiba melihat semangka, pasti akan sangat terkejut dan bersemangat untuk segera mengambil dan memakanya sebagai pelepas dahaga.

Eitss, namun tunggu dulu semangka yang tumbuh di padang pasir ternyata tidak boleh begitu saja disentuh apalagi dimakan. Karena yang sebenarnya itu bukanlah buah semangka yang sebenarnya. Secara fisik bentuk semangka padang pasir tersebut hampir mirip dengan semangka pada umumnya, namun ukuranya jauh lebih kecil karena hanya berdiameter 3 sampai 10 cm saja.

Baca Lainya; 10 Olahan Makanan yang Haram di Panaskan, Ibu Rumah Tangga Harus Paham

Semangka padang pasir ini memiliki banyak nama termasuk diantaranya, colocynth, apel pahit, mentimun pahit, labu padang pasir, egusi, anggur Sodom, atau labu liar.

Labu padang pasir ini juga memiliki warna yang berbeda beda ada yang berwarna kuning, kuning muda bahkan juga ada yang berwarna putih.


Mengapa buah ini tidak boleh dimakan?


Buah ini tidak boleh dimakan dikarenakan mengandung racun yang bisa membahayakan tubuh. Bahkan semua bagian dari tanaman ini mengandung racun, mulai dari daun hingga ke batangnya. Kalau tersentuh maka bisa menyebabkan lesi kulit dan bisa menimbulkan rasa gatal ditangan.

Gejala yang muncul apabila keracunan buah ini biasanya akan mengalami sakit  kepala, diare, gagal ginjal bahkan pada tingkat keracunan yang tinggi bisa mengancam jiwa ! Jadi, jika kalian kebetulan tengah berada di padang pasir dan menemukan buah ini jangan keburu disentuh, apalagi dipetik untuk dimakan, karena bisa menyebabkan keracunan yang bisa membahayakan tubuh.

Artikel Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar